Senin, 09 Maret 2015

Yonif 413 Kostrad Tambah 13 Tank Marder

Yonif 413 Kostrad Tambah 13 Tank Marder

 Sebanyak 13 Tank Marder buatan Jerman mulai memperkuat Kompi A Batalyon Infanteri (Yonif) 413/Bremoro Kostrad, yang resmi menjadi Batalyon Mekanis.
Ke-13 Tank tersebut tiba di Markas Komando Yonif 413 Mekanis/Bremoro, Kostrad di Jalan Solo-Tawangmangu, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Tank-tank seberat 33 ton tersebut diangkut dengan trailer khusus. Pertama, tank yang baru datang dari Surabaya, tiba pukul 9.30 WIB.
Puluhan personel TNI pun ikut mengamankan penurunan Tank Marder yang masuk ke Markas Kompi A. Tak ayal kedatangan tank-tank marder itu menjadi tontonan ratusan warga.
"Penasaran dengan tank. Saya nunggu sejak jam 8.00 WIB," ujar salah seorang warga bernama Sutarto (50).
Komandan Brigif 6/2 Kostrad, Kolonel Inf Agung Pambudi melalui Kepala Staf Brigif 6/2 Kostrad, Letkol Inf Aminton mengungkapkan bahwa, 13 tank tersebut baru saja digunakan untuk acara puncak peringatan HUT ke-69 TNI di Surabaya, Jawa Timur.
Ke-13 tank itu direncanakan akan digunakan untuk prajurit Yonif Mekanis 413/Bremoro. "Sesuai arahan Mabes TNI, dijadikan Batalyon Mekanis. Semua sudah dipersiapkan, mulai dari sumber daya manusia (SDM) dan perlengkapan," kata Aminton.
Dia menjelaskan, kedatangan 13 tank dikawal oleh dua mekanik ahli dari Jerman. Tank tersebut dalam kondisi prima, sehingga dalam waktu dekat sudah bisa dioperasikan. Dengan belasan tank itu, akan menambah alusista.
"Menambah kekuatan keamanan di Soloraya. Ada rencana untuk dikenalkan kepada warga Soloraya. Kami masih konsultasikan soal itu. Yang penting tank yang ditunggu beberapa bulan ini, akhirnya tiba," jelasnya.
Brigif 6/2 Kostrad membawahi tiga batalyon. Yakni Yonif 411 Raider Kostrad di Salatiga, 412 Raider Kostrad di Purworejo dan 413 di Palur, Sukoharjo.
Khusus untuk Yonif 413 Kostrad, memang diproyeksikan menjadi batalyon khusus mekanis. Disamping kemampuan Raider, juga kemampuan dalam Tank Marders

SERTIJAB DANBRIGIF : Pertunjukan Bela Diri dan Joget Kolosal Meriahkan Sertijab Danbrigif



SERTIJAB DANBRIGIF : Pertunjukan Bela Diri dan Joget Kolosal Meriahkan Sertijab Danbrigif

Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danbrigif 6/2 Kostrad yang dilaksanakan di Lapangan Brigif 6/2 Kostrad di Palur, Mojolaban, Sukoharjo, Sabtu (20/12/2014), diwarnai demonstrasi penanggulangan teroris.
Selain itu, digelar pula pertunjukan seni bela diri oleh para prajurit TNI Brigif 6/2 Kostrad serta joget kolosal yang dibawakan para anggota Persit Cabang IXX Brigif 6/2 Kostrad.
Upacara sertijab itu menandai resminya Letkol Kav Irwan Subekti untuk memimpin Brigif 6/2 Kostrad, menggantikan Kol Inf Agung Pambudi yang kini menjabat As Op Kas Difivi 1 Kostrad Cilodong, Bogor.
Sebelum menduduki jabatan Danbrigif 6/2 Kostrad yang baru, Letkol Kav Irwan Subekti menjabat sebagai Kasbrigif 9/2 Kostrad Jember.
“Pergeseran jabatan ini dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Semua sudah melalui uji kompetensi. Mereka lulus uji kompetensi sehingga dipercaya untuk menduduki jabatan baru,” ujar Panglima Divisi Infranteri 2 Kostrad, Mayor Jendral TNI Bambang Haryanto seusai acara SERTIJAB. (Sertu M Tasir)

Sabtu, 09 Agustus 2014

Brigif 6/2 Kostarad ikuti Tabuh 5000 Rebana

TNI AD Brigif 6/2 Kostrad ikuti Tabuh 5000 Rebana di Alun-alun Kota Solo dihadiri 50.000 Jamaah dari Pacitan,NGanjuk, Semarang, Malang Jawa Barat, Jawa Tengah dan dan Jawa Timur, TABUH 5000 REBANA 9 AGSTS 2014 JAm 19.00 Masjid Agung Solo, sudah terdaftar 5500 Penabuh Hadrah, Tabuh 5000 Rebana Sambut Kemerdekaan Bangsa 9/8/14



Kamis, 07 Agustus 2014

KRI Banda Aceh Berangkatkan Yonif 412 Raider ke Papua



Citizen6, Jakarta: Salah satu unsur jajaran Komando Lintas Laut  Militer (Kolinlamil) KRI Banda Aceh (BAC)-593 mengangkut prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infantri 412/Raider Kostrad Purworejo, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dalam rangka penugasan pengamanan di wilayah Provinsi Papua dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara  Panglima Divisi Infantri (Pangdivif)-2 Kostrad Mayjen TNI Setyo Sularso, di Dermaga Samudera I Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Rabu 30 Januari2013.

SEJARAH SATUAN YONIF 411/6/2 KOSTRAD

 I. SEJARAH SINGKAT SATUAN YONIF 411/6/2 KOSTRAD
  
   a.   Masa Sebelum Pembentukan Batalyon K

Antara tahun 1945 – 1950 adalah merupakan masa pergolakan revolusi Indonesia merdeka, dimana negara yang baru dilahirkan ini mencari bentuk pemerintahan yang sesuai dengan alam masyarakat Indonesia. Tahun – tahun ini merupakan  masa penuh tantangan bagi rakyat Indonesia dan kekacauan sistim pemerintahan adalah merupakan hal yang wajar bagi sebuah bangsa yang baru merdeka. Hal ini dapat kita lihat dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap pertumbuhan Militer/Tentara Nasional Indonesia.

Pemerintah masih mengandalkan kekuatan diplomasi karena hal ini merupakan satu-satunya pilihan untuk menghadapi pemerintah Belanda yang masih ingin kembali menguasai Indonesia

Dalam situasi yang tidak menentu, pada tahun 1950 di Jawa Tengah tepatnya  didaerah Solo berdiri Brigade 5 yang kemudian berubah menjadi Brigade Panembahan Senopati ( Brigade Petugas ) dan mempunyai 3 Batalyon masing-masing Batalyon 351 berkedudukan di Klaten dengan Komandannya Mayor Soenitiyoso, Batalyon 352 serta Batalyon 353 dengan Komandannya Mayor Sudigdo.Batalyon 351 kemudian mendapat tugas operasi APRA dan penumpasan DI/TII Kartosuwiryo di daerah Jawa Barat

MANTAN PEJABAT DANYONIF 413 KOSTRAD

























Rabu, 06 Agustus 2014

Pembentukan Batalyon Infanteri Mekanis Yon 413 Bremoro Kostrad



  Markas Batalyon Yonif 413 Bremoro, Kostrad (photo: Kesatria Bremoro)
Markas Batalyon Yonif 413 Bremoro, Kostrad (photo: Kesatria Bremoro)
Batalyon Infanteri (Yonif) 413 Bremoro, Solo, Jawa Tengah akan ditingkatkan menjadi batalyon infanteri mekanis dengan kelengkapan kendaraan lapis baja. Program itu terkait dengan pembelian alat utama sistem persenjataan (Alutsista) berupa tambahan 50 unit tank tempur Leopard, ujar KASAD Jenderal TNI Budiman usai memberi pengarahan di depan 600-an prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 413 Bremoro, di markas Mojolaban, Solo, Jumat (28/3/2014).
Sebagian di antara kendaraan tempur infanteri yang disebut Infanteri Fighting Vehicle (IFV) itu, akan ditempatkan di Yonif 413 Bremoro Solo.
“Jadi fungsi Yonif 413 tetap hanya dilengkapi dengan fasilitas IFV sehingga menjadi batalyon infanteri mekanis. Sedang selain batalyon itu ada juga batalyon infanteri motoris dengan kendaraan tempur Anoa. Kendaraan lapis baja itu untuk melindungi prajurit karena nyawa orang itu mahal,” jelasnya.